Cara Jualan Online - Gunakan Instagram Untuk Media Promosi

Selamat Malam sahabat Distro Surfing – Instagram bisa membuat para penggunanya dapat bebas berekspresi mengemas foto atau videonya supaya dilihat lebih banyak orang, hingga menjaring lebih banyak komunitas.

 

Hal itu dipandang sebagian brand, bahkan pegiat Bisnis Online, sebagai kesempatan emas yang memungkinkan mereka memanfaatkan momen tersebut untuk mengiklankan produk atau layanannya di Instagram dengan cara kreatif, atraktif dan persuasif.

 

Seperti diketahui, Anda yang gemar bermain Instagram pasti sudah pernah melihat beberapa promoted Iklan secara acak di timeline Instagram. Ya, itu merupakan salah satu cara jitu agar pihak pengiklan sukses memasarkan produknya, sehingga mampu mengundang lebih banyak Pengunjung.

 

Jika Anda termasuk salah satu pembisnis online atau pemula dalam memulai bisnis online, Anda bisa memanfaatkan Instagram sebagai media yang pas untuk berjualan. Mengapa? Karena kebanyakan orang lebih suka melihat iklan secara visual melalui foto dan video ketimbang melihat tulisan.

 

Bertempat di Artotel Thamrin, Jakarta, belum lama ini pihak Instagram membeberkan tips agar penggunanya dapat berjualan online dengan cara menarik. Berikut ini tips bisnis online di Instagram yang dihimpun dari Liputan6.com, Senin (18/1/2016).

 

1. Buat Konten dengan Visualisasi Menarik

Kekuatan berjualan di Instagram terletak di aspek visual. Maka, buatlah foto dan video semenarik mungkin, yang mana orang-orang tidak bisa menemukan visualisasi iklan yang Anda tawarkan di tempat lain.

 

Anda bisa bercerita tentang produk Anda dalam mengemasnya menjadi sebuah foto atau video dengan banyak cara, misalnya membuat video pendek 30 detik, atau juga bisa mengemas produk Anda dalam visual stop motion melalui aplikasi Boomerang.

 

2. Target Pelanggan yang Sesuai

Sebelum mengiklankan produk yang ingin dijual, Anda harus mengetahui karakter produk yang akan dijual. Dengan demikian, Anda dapat membidik audiens yang sesuai dengan produk yang ingin diiklankan. Hal tersebut juga bisa membantu Anda dalam mengemas konten visual agar lebih pas dengan karakter pengguna Instagram yang ingin disasar.

 

3. Ubah Pola Pikir

Perlu diperhatikan, ketika sudah mengemas visual produk yang diiklankan sedemikian rupa, Anda juga harus ingat semua itu semata-mata dilakukan tak hanya untuk meningkatkan brand awareness pembeli, tetapi juga mengubah pola pikir mereka bahwa nilai estetika dari visual produk yang diiklankan bisa mendorong mereka untuk membeli produk Anda.

 

4. Kerja Sama UKM

Seusai mengumumkan hasil temuan mengenai pengguna Instagram di Indonesia, media sosial terpopuler Instagram akan memperkuat kerja sama dengan berbagai vendor agency di Tanah Air.

 

Brand Development Lead Instagram APAC, Paul Webster, mengungkapkan, tahun ini perusahaan tengah berfokus untuk mengembangkan dalam bentuk kerja sama dengan brand-brand ternama.

 

“Sebab kami memiliki tim kecil yang bekerja di Indonesia, dan juga bekerja sama dengan mitra dalam hal brand untuk terus memajukan dan meningkatkan brand agar selalu diandalkan masyarakat yang ada di Tanah Air,” jelas Paul, dikutip dari Okezone, Senin.

 

Seperti diketahui, kini pengguna Instagram telah menjangkau 400 juta pengguna aktif secara global. Dari 100 juta pengguna yang terakhir bergabung di Instagram, lebih dari setengahnya tinggal di Asia dan Eropa.

 

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pengguna Instagram terbanyak dengan 89% Instagrammers yang berusia 18-34 tahun mengakses IG setidaknya sepekan sekali.